MEGAWATI JURU DAMAI
(Mampukah??)
NOBEL PERDAIAN dari RAKYAT INDONESIA
PR Megawati bagaimana Megawati dapat menjadi pendamai antara JK dengan SBY sebagaimana peranan pentingnya dalam mendamaikan Prabowo dengan Wiranto. Perdamain Prabowo dan Wiranto dengan maskawin DPT.
Momen perdamaian /memperdaiakan antara du jenderal yang telah berseteru lama ini sungguh mengharukan. Kesediaan berdamai juga harus disertai kesediaan dan keberanian untuk melupakan pengalaman buruk. Pemimpin harus bias memciptakan harapan positif bagi rakyat. Bangsa ini sudah terlalu lama HIDUP dan DIHIDUPKAN dari bibit konflik berkepanjangan. Masih segar dalam ingatan kita ketika Gejolak ACEH yang nota bene adalah maslah dalam negeri kita ,harus DI DAMAIKAN oleh ORANG ASING dan NOBEL perdamaianpun jadi milik mereka. Mengapa kita tidak mencoba menciptakan NOBEL perdamaian bagi BANGSA KITA SENDIRI??? NOBEL PERDAMAIAN dari rakyat kita sendiri???
PR lainnya tentu tanpa lupa bagaimana mendamaikan dirinya sendiri dengan SBY, maskawinnya apa? Kepentingan bangsa dan kebaikan bangsa??.
Mari kita saksikan para pemimpin kita MENGOLAH KONFLIK dan mendistribusikan KONFLIK partai ataupun konflik PRIBADI menjadi SAJIAN dan persembahan terbaik mereka bagi kepentingan rakyat.
Ada pepatah ORANG yang dapat berdamai dan mampu memberi damai hanyalah orang-orang yang terlebih dahulu mampu/berani memaafkan diri mereka sendiri.
Orang yang BELUM BERDAMAI /BERDAMAI dengan dirinya sendiri TIDAK akan MAMPU berdamai/memberi damai bagi orang lain .
Segenting dan sekrisis apapun situasi bangsa /konfli pribadi tetap selalu ada harapan. Sebagaimana harapan yang selalu ditawarkan para pemimpin ini pada rakyatnya. Harapan dan solusi yang sama pula (bukan solusi lain) tentunya yang menjadi tawaran mereka.
Sadar atas DASAR maka kita akan selalu SABAR dipandu RADAR kebajikan dari suatu kebijakan…..Semoga
Oleh
MAX UMBU
Jumat, 08 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar